KUNJUNGI WEBSITE RESMI CIANJUR NEWS (CN) DI WWW.CIANJURNEWS.COMIIKUTI DIKLAT BLOG UNTUK GURU YANG DILAKSANAKAN OLEH WSI KERJASAMA TELKOM DAN CBC, BERTEMPAT DI PT. TELKOM CIANJUR MULAI TANGGAL 6 APRIL S.D 28 MEI 2008 ,PENDAFTARAN GRATIS, DAFTAR KE : SMK ISLAMIYAH SAYANG JL. PROF. MOH YAMIN NO. 110 SAYANG CIANJUR KONTAK PERSON : 08156309231

Kadisdik Mengundurkan Diri

Diposkan oleh Asep Moh. Muhsin | 19.58 | | 0 komentar »

CianjurNEWS(21/2) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur Hidayat Atori mengundurkan diri dari jabatannya Rabu (20/2) dan memilih menuntaskan pendidikan program doktor (S3) di Universitas Pasundan (Unpas) Bandung. Jabatan Kadisdik sementara dipercayakan kepada Wakil Kepala Dinas P dan K Djadjang Sofwan Haris.

Informasi yang berkembang pengunduran diri tersebut berkaitan dengan desakan DPRD kepada Pemkab untuk menonaktifkan Hidayat yang dituding telah melontarkan ucapan tidak etis di hadapan Ketua Komisi III DPRD Cianjur Rudi Syachdiar pekan lalu. Ucapan itu diucapkan Hidayat dalam pertemuan informal di Mess Pemkab Cianjur di Sindangbarang yang dihadiri Bupati dan kepala SKPD.

Namun, hal itu dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur H Maskana Sumitra. Menurutnya, Hidayat jauh hari telah mengajukan pengunduran diri karena akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S3.

"Memang sebelumnya ada desakan dari dewan agar dinonaktifkan. Tapi yang bersangkutan pada awal Januari lalu telah mengajukan pengunduran diri dengan alasan lebih memilih untuk melanjutkan pendidikan ke S3 yang dibiayai oleh Pemkab," ujar Maskana kepada Radar, kemarin.

Permohonan tersebut kemarin baru bisa dikabulkan oleh bupati. Surat tugas belajar Hidayat didasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 826/336/BKD tanggal 18 Januari 2008 tentang penetapan mahasiswa tugas belajar atas nama Hidayat Atori MSi.

"Tugas kepala dinas yang ditinggalkan otomatis dilimpahkan kepada wakil kepala dinas sampai ada penetapan atau pengisian jabatan baru," jelas Maskana.

Sekretaris Komisi I DPRD Cianjur Moch Toha saat dimintai komentar terkait pengunduran diri Hidayat menilai sebagai langkah baik. "Berarti yang bersangkutan mendengar aspirasi masyarakat," tandas Toha.

Setelah pengunduran diri Hidayat, dewan kemudian mencabut kembali ancaman penangguhan rapat-rapat legislatif dengan eksekutif.

Sementara itu kemarin pagi Hidayat Atori sempat menggelar rapat pembinaan staf yang dihadiri 30 kacadin, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD/SMP/SMA/SMK, pengawas, Subdin, Kabag TU, Kepala Seksi dan Kasubag di lingkungan Dinas Pendidikan.

"Saat rapat itulah pegawai dari Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) datang dan langsung memberikan SK Bupati tentang tugas belajar kepada yang bersangkutan. Selang beberapa menit kemudian beliau langsung berpamitan dan tidak lagi menjadi kadis," tandas Wakil Kepala Dinas P dan K Djadjang Sofyan Haris.

Hidayat Atori yang berusaha dikonfirmasi melalui pesawat hand phone miliknya mengenai sikap pengunduran diri itu tidak menjawab meski nada sambung.

0 komentar