KUNJUNGI WEBSITE RESMI CIANJUR NEWS (CN) DI WWW.CIANJURNEWS.COMIIKUTI DIKLAT BLOG UNTUK GURU YANG DILAKSANAKAN OLEH WSI KERJASAMA TELKOM DAN CBC, BERTEMPAT DI PT. TELKOM CIANJUR MULAI TANGGAL 6 APRIL S.D 28 MEI 2008 ,PENDAFTARAN GRATIS, DAFTAR KE : SMK ISLAMIYAH SAYANG JL. PROF. MOH YAMIN NO. 110 SAYANG CIANJUR KONTAK PERSON : 08156309231

CianjurNEWS(2/4)Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cianjur H Choerul Anam memastikan surat suara yang tengah proses sortir tidak akan kurang karena surat suara yang rusak bisa diganti setelah ada pengajuan melalui berita acara ke KPU Provinsi Jawa Barat.

Hingga kemarin KPUD Cianjur mencatat sekitar empat ribuan surat suara yang rusak namun jumlah ini dianggap masih wajar. “Kami menjamin jumlah suara suara mencukupi untuk pemilihan gubernur 13 April mendatang,” ungkap Anam usai menerima kunjungan cagub Agum Gumelar di lokasi sortir BLK Cianjur, kemarin.

Anam sangat apresiatif terhadap kunjungan cagub dan cawagub untuk meninjau proses sortir surat suara sehingga mereka bisa secara langsung mengetahui kesiapan KPUD.

Ketua Divisi Logistik KPUD Cianjur Adhi Susilo menyebut jumlah surat suara rusak mencapai 4.743 lembar dan KPUD segera melayangkan berita acara ke KPU Provinsi untuk meminta penggantian.

Surat suara yang rusak pada hari pertama mencapai 1.260 lembar, hari kedua 1.248 lembar, dan hari ketiga 2.235 lembar. KPUD Cianjur mendapat jatah 1.505.528 lembar surat suara dari KPU Provinsi.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Cianjur mencapai 1.468.859 orang. Mengacu pada peraturan, surat suara cadangan harus mencapai 2,5 persen dari jumlah DPT atau sekitar 36.721 lembar. Sedangkan sisa cadangan yang ada saat ini hanya 34.109 lembar, berarti KPUD Cianjur kekurangan sekitar 4.743 kertas suara.

Sementara itu, hujan deras yang melanda wilayah Cianjur satu pekan ini membuat sekitar 200 lembar formulir C6 (surat undangan untuk datang ke TPS) yang diterima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bojongpicung mengalami kerusakan setelah terkena hujan Sabtu (29/3) lalu.

"Formulir itu rusak dan kita telah minta diganti ke KPUD Provinsi, begitu juga bagi PPK yang jumlah formulir C6 kurang akan ditambah," jelas Adhi

0 komentar